Sabtu, 27 Maret 2021

TEMA 8 SUBTEMA 3 PEMBELAJARAN 3

MATERI    1


TOKOH - TOKOH DALAM CERITA FIKSI       


                             

Dalam cerita fiksi, tokoh memegang peranan penting. Tokoh akan membuat suatu cerita lebih hidup dan menarik seolah-olah terjadi di alam nyata. 


Tokoh adalah orang yang menggambarkan suatu peristiwa dalam sebuah cerita yang diperankan. Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masing- masing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Mari kita mengingat kembali mengenai tokoh dalam cerita fiksi.
 

Pada dasarnya, tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan (pembantu).

1. Tokoh utama 
Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian.Bahkan dalam novel-novel tertentu, tokoh utama senantiasa hadir dalam setiap kejadian dan dapat ditemui dalam tiap halaman novel yang bersangkutan.
 
2. Tokoh Tambahan (pembantu) 
Tokoh tambahan (pembantu) adalah tokoh yang memiliki peranan tidak penting

Tokoh juga dapat dibedakan berdasarkan peran tokoh dalam sebuah cerita yaitu tokoh protagonis dan antagonis. Mengapa dikatakan tokoh protagonis dan antagonis?
 
1. Tokoh Protagonis 
Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca. Protagonis adalah pelaku yang memiliki watak yang baik sehingga disenangi pembaca.
 
2. Tokoh Antagonis 
Tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya tidak sesuai yang didambakan pembaca. Tokoh antagonis ini menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh protagonis. Antagonis adalah pelaku yang tidak disenangi pembaca yang tidak sesuai dengan isi cerita yang didambakan oleh pembaca.

3. Tokoh  Tritagonis 
Tokoh tritagonis adalah tokoh penengah. yang berperan sebagai pendamai jika ada konflik antara tokoh antagonis dan tokoh protagonis.       


Bacalah cerita fiksi   di bawah ini!

 Bawang Putih dan Bawang Merah


Pada suatu hari, hiduplah seorang gadis bernama Bawang Putih. Ia hidup berdua bersama ayahnya. Suatu ketika, ayah Bawang Putih menikah lagi dengan seorang perempuan. Perempuan yang menjadi ibu tiri dari Bawang Putih ini memiliki seorang anak yang sepantaran dengannya, bernama Bawang Merah.

Tak berapa lama, ayah Bawang Putih meninggal dunia ketika sedang bekerja. Jadilah Bawang Putih tinggal hanya bersama ibu tiri dan saudara tirinya Bawang Merah.

Bawang Merah dan ibunya sangat culas dan jahat. Berbeda sekali dengan Bawang Putih yang baik hati dan rajin. Ibu Bawang Merah selalu memanjakkan anak semata wayangnya tersebut, sehingga Bawang Merah tumbuh menjadi anak yang malas dan sombong.

Semenjak ayah Bawang Putih meninggal, sang ibu tiri membuat Bawang Putih mengerjakan seluruh pekerjaan rumah. Seperti mencuci, memasak, membersihkan rumah, semua dilakukan sendiri oleh Bawang Putih.

Sementara Bawang Merah dan ibunya hanya bersantai dan bermalas-malasan saja di rumah. Mereka pun selalu menyuruh-nyuruh Bawang Putih seenaknya jika membutuhkan sesuatu. Meskipun begitu, Bawang Putih tetap mengerjakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya dengan sungguh-sungguh.


Sumber: Youtube Dongeng Kita

Suatu ketika, ibu tiri menyuruh Bawang Putih untuk mencuci pakaian di sungai. Bawang Putih pun pergi ke sungai dengan membawa bakul besar berisi pakaian. Sesampainya di sungai, ia pun mulai mencuci sehelai semi helai pakaian kotor tersebut.

Saat hendak pulang, Bawang Putih menyadari bahwa satu helai pakaian Bawang Merah hilang. Sepertinya baju tersebut hanyut terbawa arus. Bawang Putih panik, lantaran pakaian itu adalah pakaian kesayangan Bawang Merah. Saudara tirinya itu pasti marah bukan main jika pakaian itu hilang.

Bawang Putih kemudian berjalan menyusuri sungai untuk mencari baju Bawang Merah. Sayangnya ia tidak menemukannya. Gadis itu pun terpaksa pulang dengan tangan hampa.

Setelah tiba di rumah, Bawang Putih mengaku kepada ibu tiri bahwa ia kehilangan pakaian Bawang Merah. Ibu tirinya itu langsung marah dan memukuli Bawang Putih dengan menggunakan rotan. Bawang Putih disuruh pergi untuk mencari pakaian tersebut, ia tak diperbolehkan pulang jika tidak menemukannya kembali.


Sumber: Youtube Dongeng Kita

Bawang Putih kembali ke sungai dan berusaha untuk mencari lagi baju yang hilang tersebut. Dalam perjalanannya, ia bertemu seorang nenek tua yang terjatuh di pinggir sungai. Bawang Putih pun memutuskan untuk membantu nenek tersebut.

Bawang Putih menuntun sang nenek untuk berjalan dan mengantarkannya ke rumahnya. Nenek itu pun sangat berterima kasih atas kebaikan Bawang Putih.

Hari ternyata sudah menjelang petang. Bawang Putih pun bersedih karena tidak menemukan pakaian Bawang Merah. Ia kemudian menangis di hadapan sang nenek dan bercerita bahwa ia kehilangan pakaian saudara tirinya dan harus menemukannya, jika tidak ia tidak boleh pulang.

Nenek itu menghibur Bawang Putih. Ia masuk ke dalam rumahnya dan mengeluarkan sehelai baju bermotif kembang, yang ternyata adalah pakaian Bawang Merah. Bawang Putih terkejut dan mengatakan bahwa benar itu adalah baju milik Bawang Merah.

Sang nenek bercerita bahwa ia menemukan pakaian tersebut tersangkut di batu. Ia memberikan baju tersebut kepada Bawang Putih. Tak hanya itu, sang nenek pun memberikan dua buah labu kuning, yang satu berukuran besar, satu lagi berukuran kecil.

Nenek menyuruh Bawang Putih untuk memilih salah satu di antara labu tersebut. Bawang Putih memilih labu yang kecil dan berterima kasih kepada sang nenek. Ia pun pamit pulang sambil membawa labu tersebut.



Sumber: Youtube Dongeng Kita

Bawang Putih pulang ke rumahnya dan menceritakan semua yang ia alami kepada Bawang Merah dan Ibu Tiri. Keduanya pun memutuskan untuk memakan labu yang didapatkan Bawang Putih, dan menyuruh Bawang Putih mengambil pisau untuk membelahnya.

Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati di dalam labu tersebut ada banyak emas dan permata yang berharga. Bawang Merah dan Ibu Tiri yang serakah segera merampas perhiasan-perhiasan tersebut.

Bawang Putih hanya bisa pasrah. Namun, Ibu Tiri dan Bawang Merah rupanya masih belum puas. Mereka mengetahui masih ada satu buah labu lagi di rumah nenek, yaitu labu yang berukuran besar. Karena ukurannya lebih besar, Bawang Merah berpikir di dalamnya ada perhiasan yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada labu kecil yang dibawa Bawang Putih.

Ibu Tiri kemudian menyuruh Bawang Merah untuk kembali ke rumah nenek tersebut dan mengambil labu yang besar. Bawang Merah pun melakukan seperti yang disuruh ibunya. Sesampainya Bawang Merah di rumah sang nenek, ia meminta labu besar yang tidak jadi diambil oleh Bawang Putih.

Sumber: Youtube Dongeng Kita

Sang nenek mengiyakan permintaan tersebut dan memberikan Bawang Merah labu yang besar. Bawang Merah gembira dan membawa pulang labu yang besar kepada ibunya.

Keduanya sangat girang karena merasa beruntung mendapatkan banyak harta dengan cuma-cuma. Ibu Tiri menyuruh Bawang Putih pergi keluar rumah sementara mereka membelah labu besar tersebut agar Bawang Putih tak bisa mengambil perhiasan di dalamnya.

Bawang Merah dan Ibu Tiri pun mulai membelah labu besar. Ternyata alih-alih emas dan permata, labu besar tersebut berisi ribuan binatang ganas dan berbisa seperti ular dan kalajengking. Binatang-bintang tersebut pun langsung menyerang Bawang Merah dan ibunya.

Seketika ibu dan anak yang serakah itu pun tewas akibat serangan binatang dari dalam labu tersebut. Itulah balasan untuk orang yang serakah. Bawang Putih pun melanjutkan hidupnya dengan tentram dan bahagia tanpa Bawang Merah dan Ibu Tiri.

Nah, itulah cerita Bawang Merah dan Bawang Putih, cerita rakyat tradisional Indonesia yang menarik untuk dijadikan dongeng anak. Dari cerita ini, anak bisa mempelajari bahwa sifat serakah adalah sifat yang tercela, dan pasti akan ada balasannya.

Dengan membacakan cerita Bawang Merah Bawang Putih, anak diharapkan bisa tumbuh jadi sosok yang tulus, pekerja keras, dan jujur. Pesan moral lain yang bisa diambil, kebaikan yang kita tabur akan kita tuai kembali dalam bentuk rezeki yang tidak disangka-sangka.     

TUGAS 1

Jawablah Pertanyaan di bawah ini!

      1.       Jelaskan perbedaan antara tokoh utama dan tokoh tambahan!

2.    Sebutkan 3 karakter tokoh berdasarkan perannya!

3.    Siapa saja tokoh antagonis, tokoh protagonis dan tritagonis dalam cerita di atas?

4.    Tuliskan karakter bawang putih, bawang merah, ibu bawang merah dan nenek menurut cerita Bawang putih dan bawang merah!

5.    Tuliskan amanat cerita dalam cerita tersebut!

 

 MATERI 2

PEKERJAAN YANG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA

Pekerjaan adalah sesuatu yang dilakukan oleh manusia untuk tujuan tertentu yang dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Manusia perlu bekerja untuk  mempertahankan hidupnya. Dengan bekerja seseorang akan mendapatkan uang. Uang yang diperoleh dari hasil bekerja tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Jenis pekerjaan ada bermacam-macam. Ada pekerjaan menghasilkan barang dan ada pula pekerjaan yang menyediakan jasa. Pekerjaan menghasilkan barang dapat dilihat hasilnya. Adapun pekerjaan memberikan jasa hanya dapat dirasakan manfaat dari layanannya.


Pekerjaan yang menghasilkan barang adalah pekerjaan  yang menghasilkan sesuatu barang yang bisa di pergunakan oleh seseorang .dan contoh dari pekerjaan yang menghasilkan barang seperti penjual kue,petani peternak dan masih banyak lagi.
a. seorang petani
Nah,sekarang coba perhatikan di lingkungan sekitarmu seorang petani,mereka setiap pagi berangkat ke sawah untuk menanam padi dan setelah panen tiba maka para petani telah menghasilkan padi dan padi merupakan suatu bentuk barang.maka seorang petani dapat di katakan sebagai pekerjaan yang menghasilkan barang.ketika sudah panen maka padi itu akan bisa di jual di toko-toko sebagai bahan pokok bagi masyarakat.
b. peternak ikan
Seorang peternak ikan setiap hari memelihara ikannya dan merawatnya dengan tujuan untuk dapat membudayakan ikan-ikan .kita sangat membutuhkan ikan sebagai lauk pauk.dan perlu kalian ketahui ikan itu mengandung protein yang di butuhkan oleh tubuh kita.

c. pembuat mebel
Pada  gambar di atas adalah pak Badrun yang sedang mengerjakan pekerjaannya dengan membuat lemari,meja ,kursi dan lain-lainnya .pak Badrun menyenangi pekerjaan tersebut karena sesuai dengan keahliannya.pak Badrun sering sekali membuat lemari,meja ,kursi dan lainya sesuai dengan pesanan oranr-orang.pekerjaan yang di lakukan oleh Pak Badrun merupakan pekerjaan yang menghasilkan barang.
d. penjual kue
Bu Leli adalah seorang ibu rumah tangga yang pintar sekali dalam membuat kue.banyak kue –kue yang di buatnya dan rasanya enak sekali.bu Leli juga membuka pesanan jika ada masyarakat yang ingin memesan kue buatannya untuk acara keluarga dan acara sebagainya.dalam pekerjaannya tersebut bu Leli setiap hari di bantu oleh suaminya yaitu pak Mimin ,yang membantu dalam menjual kue buatannya be Leli.bu Leli dan Pak Mimin sangat menikmati pekerjaanya sebagai penjual kue.karena kue buatannya bu Leli sangat banyak di minati oleh para pembeli.
e.penjual susu
susu sapi perah merupakan sumber minuman yang bergizi untuk kesehatan kita.banyak masyarakat yang meminum susu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Pak Mimin adalah seorang peternak sapi perah,biasanya pak Mimin memeras susu sai perah itu ,dan kemudian di jual pada masyarakat .susu penjualan dari pak mimin sangat di cari dan laris di masyarakat.karena banyak yang senang meminum susu
 PEKERJAAN YANG MENGHASILKAN JASA

Pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah suatu pekerjaan yang di mana dari hasil pekerjaanya bisa di nikmati dan di rasakan oleh orang lain .dan pada pekerjaan yang menghasilkan jasa ini tidak menghasilkan barang.contoh dari pekerjaan yang menghasilkan jasa ini seperti guru,dokter,tukang potong rambut,polisi dan masih banyak lagi.
Jenis pekerjaan ini menghasilkan jasa yang dibutuhkan  oleh masyarakat. Kita membutuhkan  pendidikan,layanan kesehatan, layanan transportasi, dan lain-lain. Dokter merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa dalam bidang kesehatan.
Perhatikan contoh jenis pekerjaan serta jasanya berikut ini.
  • Guru berjasa dalam pendidikan.
  • Dokter  berjasa dalam kesehatan.
  • Sopir berjasa dalam layanan transportasi.
Jenis pekerjaan lain yang menghasilkan jasa ialah montir,sopir,pengacara,polisi tentara,jaksa,hakim,pegawai negeri,perias pengantin,dan perawat.
 
a. GURU

Guru merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa ,karena  seorang  guru bekerja untuk mengajar dan mendidik siswa.
b. polisi
Polisi merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena polisi bertugas untuk menjaga,mengayomi dan melindungi keamanan masyarakat
c. dokter
Dokter merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena dokter itu bekerja untuk membantu memeriksa kesehatan pasien  dan menyembuhkan pasien.
d.montir
montir adalah pekerjaan yang menghasilkan jasa karena montir bekerja untuk membantu seseorang jika ada kerusakan pada kendaraan seperti pada mobil,motor
e. tukang cukur rambut
tukang cukur rambut merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena ,tukang cukur rambut itu melayani para pelanggan untuk memotong rambut,dan dalam pekerjaan itu menghasilkan jasa yang nantinya dari jasanya itu bisa di nikmati oleh pelanggannya ,
f. supir

seorang supir merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena seorang supir itu bukan pekerjaan yang menghasilkan barang melainkan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena seorang sopir itu bisa melayani mengantarkan penumpang ke tempat yang di tuju oleh penumpang.

TUGAS 2
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Jelaskan pengertian dari pekerjaan!
2.  Sebutkan dan jelaskan dua jenis pekerjaan manusia!
3.  Berikan 5 contoh pekerjaan yang menghasilkan barang!
4.  Berikan  5 contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa!
5.  Apa yang terjadi jika manusia tidak mau bekerja dalam hidupnya?

selamat belajar anak-anak, tetap semangat ya!

UNTUK PR KERJAKAN LKS MODUL HAL. 79

TIAP TUGAS DIFOTO YA ANAK-ANAK.


      

                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar