Kamis, 25 Maret 2021

TEMA 8 SUBTEMA 3 PEMBELAJARAN 1

 

HUBUNGAN ANTARA GAYA DAN GERAK

 

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak kejadian yang Menunjukan pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda. Berikut beberapa bentuk gaya yang dapat mempengaruhi gerak benda.

Dikutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), gaya dan benda memiliki perbedaan. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak. Sementara gerak adalah perpindahan yang disebabkan oleh gaya. Benda tidak akan bergerak tanpa adanya gaya.




A.  Gaya Memengaruhi Benda Diam Menjadi Bergerak

Dalam kegiatan sehari-hari banyak sekali contoh gaya yang menyebabkan benda diam menjadi bergerak, antara lain sebagai berikut.

1.   Meja atau kursi dapat berpindah tempat jika kita dorong atau tarik.

2.  Timba yang ditarik dengan sebuah katrol yang bergerak. Jadi tanpa gaya tidak akan ada gerakan.

3. Saat bola ditendang, berarti bola dikenai gaya. Akibatnya bola bergerak. Gaya yang mengenai bola adalah gaya otot yaitu otot kaki.

4. Bola yang dilempar mendatar di udara bergerak mula-mula mendatar, kemudian akan bergerak turun dan jatuh. Gerakan bola mendatar disebabkan karena adanya gaya dorong dari otot tangan. Kemudian bola bergerak turun dan jatuh, karena adanya gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi bumi adalah gaya tarik bumi. Gaya gravitasi bumi mampu menarik benda di muka bumi, sehingga benda-benda yang bergerak di udara selalu jatuh di bumi.

5.   Mobil bergerak tanpa didorong. Mobil dapat bergerak karena mesin. Adanya gaya mesin, mobil, sepeda motor dapat melaju. Mesin dapat bergerak karena mempunyai bahan bakar sebagai sumber energi. Bahan bakar dapat berupa bensin, solar.

 

B.   Gaya Membuat Benda Bergerak Menjadi Diam

Contoh benda yang bergerak adalah sepeda yang dikayuh, sepeda motor yang sedang bergerak, kelereng yang menggelinding dan sebagainya . Bendabenda yang bergerak tersebut dapat berhenti atau diam jika diberi gaya. Sepeda yang bergerak akan berhenti jika direm. Sepeda motor yang sedang bergerak akan berhenti jika direm.


 



Kelereng yang menggelinding akan berhenti jika kita tahan dengan tanganatau kaki. Mengerem sepeda dan sepeda motor termasuk bentuk gaya. Begitu pula dengan menahan kelereng dengan tangan juga termasuk bentuk gaya. Dengandemikian, gaya dapat membuat benda bergerak menjadi diam.

C.  Gaya Mengubah Kecepatan Gerak Benda

Perhatikan mobil yang sedang bergerak! Jika kamu amati, kecepatan mobil tersebut tidak akan sama. Kamu bisa melihatnya pada spidometer. Gerak mobil terkadang cepat dan terkadang lambat. Apakah yang menyebabkan kecepatan mobil tersebut berubah-ubah?



Ketika jalan lengang, pengemudi akan menginjak gasnya. Akibatnya, mobil akan melaju kencang. Namun, ketika ada mobil yang lain di depannya, pengemudi akan menginjak rem. Akibatnya, laju mobil akan melambat. Injakan gas dan injakan rem termasuk bentuk gaya. Oleh karena itu, gaya dapat mempengaruhi kecepatan gerak benda. Perhatikan pula mobil mogok berikut ini, mobil akan bergerak lebih cepat jika didorong oleh tiga orang daripada didorong satu orang.

Hal ini merupakan akibat dari gaya yang diberikan pada mobil berbeda. Mobil yang didorong oleh tiga orang akan lebih cepat berjalan dari pada yang didorong ileh satu orang.


D.  Gaya Mengubah Arah Gerak Benda

Coba kamu perhatikan gambar di samping! Sepeda tidak hanya dapat berjalan lurus. Sepeda dapat kita belokkan ke arah yang dibutuhkan. Jika ingin mengubah arah sepeda, kita cukup membelokkan setangnya. Hasilnya, arah sepeda akan berubah.

Begitu juga dengan orang yang bermain bola. Bola tidak hanya bergerak ke satu arah. Bola dapat bergerak ke segala arah. Namun, arah gerak bola tidak dapat berubah dengan sendirinya. Arah gerak bola harus diubah oleh pemain bola. Caranya dengan menyundul atau menendang bola.



Jadi gaya dapat mengakibatkan benda bergerak menjadi diam, bergerak lebih cepat, dan berubah arah. Berdasar sifatnya, gaya dikelompokkan menjadi:

1.   Gaya sentuh, yaitu gaya yang timbul karena gaya langsung bersentuhan dengan benda.
Contoh: gaya otot, gaya pegas, gaya gesek.

2.   Gaya tak sentuh, yaitu gaya yang timbul walaupun, gaya tidak bersentuhan dengan benda.
Contoh: gaya magnet, gaya listrik, gaya gravitasi.

 

 

E. Gaya Mepengaruhi Bentuk Benda

Ambillah sekepal tanah liat atau plastisin (lilin mainan). Buatlah tanah liat atau plastisin tersebut menjadi bentuk bulat, kemudian ubahlah menjadi bentuk balok. Ubahlah pula menjadi burungburungan! Tanah liat atau plastisin itu dengan mudah kamu jadikan bentuk yang dikehendaki. Hal itu karena pengaruh gaya tekan yang berasal dari gaya otot tanganmu. Jadi gaya dapat mengubah bentuk benda.



Beberapa contoh yang dapat menjelaskan bahwa gaya dapat mengubah bentuk suatu benda antara lain sebagai berikut:

1.   Telur yang jatuh ke tanah langsung pecah karena berbenturan dengan tanah. Telur yang semula bulat menjadi pecah sehingga kuning telur dan putih telur berceceran. Gaya tarik bumi juga mempercepat gerak telur yang jatuh ke tanah.

2.   Tanah liat dan plastisin merupakan bahan yang lunak dan dapat digunakan untuk membuat berbagai benda, misalnya bentuk buah-buahan,bentuk binatang, asbak, kuali, dan lain-lain. Tanah liat termasuk bahan lunak yang mudah didapat.

3.   Kayu besar dibentuk dengan pahat menjadi kayu-kayu kecil ataupun sebuah karya seperti patung karena adanya gaya.

4.   Mobil yang menabrak tiang akan penyok. Mobil tersebut mengalami perubahan bentuk karena adanya gaya pada mobil tersebut mengenai tiang.

5.   Pegas atau per akan berubah bentuk jika dikenai gaya, baik gaya tarik maupun gaya dorong

 

TUGAS 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1.  Jelaskan hubungan antara gaya dan gerak!

2.  Sebutkan 2 contoh yang menyebabkan benda benda diam menjadi bergerak!

3.  Sebutkan 3 contoh yang menyebabkan benda bergerak menjadi diam!

4.  Berikan contoh gaya yang mempengaruhi perubahan bentuk benda!

5.  Amatilah di sekitar tempat tinggalmu dan isilah pada tabel di bawah ini!

    (Selain contoh yang ada dalam blog ya)

Pengamatan

Contoh Kegiatan


Benda diam bergerak

 


Benda bergerak menjadi diam

 

Perubahan arah gerak benda

 

Perubahan bentuk benda

 



MATERI  2

Tokoh utama adalah tokoh yang berperan penting dalam cerita. Cara menentukan tokoh utama adalah mencari tokoh yang paling sering muncul dalam cerita.

Tokoh tambahan adalah tokoh yang digunakan untuk mendukung cerita. Cara menentukan tokoh tambahan adalah dengan melihat tokoh yang jarang muncul dalam cerita.

Bacalah cerita fiksi berikut!

Hansel dan Gretel


Hansel dan Gretel adalah cerita dengan latar belakang waktu Jerman abad pertengahan. Keduanya merupakan anak dari seorang pemotong kayu yang miskin. Ketika kelaparan besar melanda wilayah tempat tinggal mereka, sang ibu tiri memutuskan untuk membuang Hansel dan Gretel ke dalam hutan belantara dan meninggalkannya disana sehingga ia dan suaminya tidak akan mati kelaparan. Ayah dari kedua bersaudara awalnya tidak tega untuk membuang anaknya sendiri, tetapi kemudian, karena kelemahan hatinya, ia tidak bisa melawan istrinya. Hal ini telah didengar oleh Hansel dan Gretel sebelum mereka tertidur. Setelah kedua orang tuanya tidur, Hansel diam-diam keluar dan mengumpulkan kerikil putih sebanyak yang ia mampu.




Keesokan harinya, Hansel dan Gretel beserta orang tuanya pergi ke hutan. Secara diam-diam, Hansel menjatuhkan kerikil yang telah ia kumpulkan dan membentuk sebuah penunjuk jalan pulang. Sang ayah menyalakan api untuk kedua bersaudara, sementara ia mencari kayu di hutan. Setelah beberapa saat, mereka menyadari bahwa ayah mereka tidak kunjung datang. Gretel mulai menangis, tetapi Hansel berusaha meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja. Ketika malam tiba, cahaya bulan terpantul dari kerikil putih yang sebelumnya dijatuhkan oleh Hansel sepanjang jalan. Mereka mengikuti kerikil itu dan berhasil sampai dirumah keesokan harinya. Ayah mereka merasa lega dan senang, kemudian memarahi diri sendiri karena telah meninggalkan mereka di hutan.

Beberapa waktu berlalu dan kelaparan kembali melanda. Kali ini, sang ibu tiri kembali memaksa ayah Hansel dan Gretel untuk membuang mereka ke hutan. Ia bahkan mengunci pintu rumah di malam hari sehingga Hansel tidak bisa mencari kerikil putih seperti sebelumnya. Hansel yang cerdik tidak kehabisan akal, ia membangi roti menjadi beberapa remah roti dan menyebarkannya di sepanjang jalan. Sayangnya, burung-burung memakan remah roti itu sehingga mereka tidak menemukan jalan pulang. Setelah mencari dan berjalan cukup lama, mereka menemukan rumah di tengah hutan yang terbuat dari roti, kue, dan gula.



Melihat rumah yang terbuat dari berbagai macam manisan, Hansel dan Gretel lantas memakan rumah itu karena mereka sangat lapar. Saat mereka sedang asyik mengunyah, seorang penyihir keluar dan mengundang mereka masuk. Ia menjadi sosok yang ramah dan menawarkan makanan serta tempat untuk berlindung. Setelah memberi mereka makan, penyihir itu menjebak Hansel dan Gretel, kemudian memaksa mereka melakukan pekerjaan rumah setiap hari. Sang penyihir terus menerus memberi makan agar Hansel dan Gretel bertambah gemuk. Penyihir itu berniat memakan Hansel dan Gretel.



Setelah beberapa lama, penyihir itu memutuskan bahwa hari ini adalah hari yang tepat untuk memakan kedua bersaudara. Gretel telah menyiapkan oven yang menyala untuk dirinya serta air yang mendidih untuk memasak Hansel. Penyihir itupun menyuruh Gretel untuk masuk ke dalam oven. Gretel yang mengetahui niat jahat penyihir pun menipunya dengan mengatakan bahwa ia tidak tahu bagaimana caranya masuk ke dalam oven. 




Karena kesal dan merasa bahwa Gretel bodoh, penyihir itu mencontohkan bagaimana seharusnya ia masuk ke dalam oven. Sang penyihir mendekatkan badannya ke oven, dan saat itulah Gretel mendorongnya masuk dan menutup pintu oven, kemudian kedua bersaudara itu kabur meninggalkan penyihir itu terbakar hidup-hidup. Mereka juga menemukan semacam harta karun dan mengambil sebagian perhiasan untuk dibawa pulang. Mereka sampai dirumah dengan selamat dan mendapat kabar bahwa ibu tirik mereka telah tiada dengan sebab yang tak diketahui, dan ayah mereka tidak pernah bahagia sejak mereka meninggalkan rumah. Keluarga itu hidup bahagia selamanya dengan kekayaan yang mereka dapatkan.


TUGAS 2

Jawablah Pertanyaan di bawah ini!

1. Termasuk dalam cerita apakah bacaan di atas? Jelaskan alasanmu!

2. Tuliskan tokoh protagonis dan antagonis dari cerita di atas!

3.  Bagaimanakah karakter atau sifat dari ibu Hensel dan Gretel?

4. Ceritakan bagaimana cara Hensel dan Gretel lepas dari penyihir yang jahat!

5.  Tuliskan amanat cerita dari cerita di atas!


UNTUK  PR KERJAKAN LKS HAL. 68. 


SELAMAT BELAJAR ANAK-ANAK!



JGN LUPA SETIAP TUGAS DIFOTO YA... KARENA ITU MEMPENGARUHI NILAI

HARIAN KALIAN! 


TERIMA KASIH!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar